Program Studi S3 Pendidikan Program Pascasarjana UNG Gelar General Lecture Internasional Bahas Reformasi Pendidikan Guru

Oleh: Evan Trisno Tulie . 4 September 2025 . 17:35:48

Program Studi S3 Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG), kembali menghadirkan kegiatan akademik berskala internasional melalui penyelenggaraan General Lecture bertajuk “Learning Across Borders: Comparative Insights on Teacher Education Reform”.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Prof. Branislav Pupala, Ph.D dari Tranava University, Slovakia, seorang pakar pendidikan yang dikenal luas dalam bidang reformasi pendidikan dan pengembangan profesi guru. General Lecture ini dilaksanakan pada Kamis, 4 September 2025 pukul 13.30 WITA, secara hybrid di Ruang Promosi Lantai 2 Gedung Pascasarjana UNG, serta dapat diikuti secara daring melalui Zoom.

Acara diawali dengan sambutan dari Dr. Mohamad Zubaidi, S.Pd., M.Pd., Koordinator Program Studi S3 Pendidikan, serta pembukaan resmi oleh Prof. Dr. Ir. Mahludin H. Baruwadi, M.P., Direktur Program Pascasarjana UNG.

Tujuan kegiatan ini untuk memberikan wawasan berharga bagi kita tentang bagaimana berbagai negara menghadapi tantangan dan peluang dalam mentransformasi pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga akan memperkaya wawasan akademik kita, tetapi juga menginspirasi kita semua serta untuk meninjau kembali, membayangkan ulang, dan mentransformasi cara kita memandang pendidikan di Indonesia maupun dalam konteks global. Ini juga merupakan kesempatan berharga bagi para mahasiswa, dosen, serta praktisi pendidikan untuk berdialog, berbagi, dan memperluas jejaring.

General Lecture ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa, praktisi pendidikan, maupun masyarakat umum yang memiliki minat terhadap isu-isu reformasi Pendidikan secara umum, baik Pendidikan anak usia dini, Pendidikan sepanjang hayat, Pendidikan orang dewasa, Pendidikan inklusi dan Pendidikan lainnya dalam konteks global.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun dialog akademik lintas negara yang dapat memberikan perspektif baru bagi pengembangan pendidikan di Indonesia, khususnya dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan guru.

Penyampaian kuliah oleh Prof. Branislav Pupala memfokuskan pada reformasi Pendidikan khususnya di Indonesia. Reformasi pendidikan yang terus bergerak mengikuti arus globalisasi, dan salah satu kuncinya adalah keterbukaan terhadap pengalaman lintas negara. Hal ini mengemuka dalam kuliah umum internasional bertajuk “Learning Across Borders: Comparative Insights on Education Reform” yang disampaikan oleh Prof. Branislav Pupala, Ph.D dari Trnava University, Slovakia, di Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Dalam paparannya, Prof. Pupala menegaskan bahwa indikator kemajuan pendidikan saat ini tidak bisa dilepaskan dari standar internasional, salah satunya melalui Programme for International Student Assessment (PISA). Menurutnya, capaian PISA bukan sekadar angka atau peringkat, melainkan gambaran kualitas berpikir kritis, literasi, serta kemampuan pemecahan masalah generasi muda di suatu negara. Oleh karena itu, reformasi pendidikan seharusnya diarahkan untuk memperkuat kemampuan esensial tersebut. “PISA adalah cermin yang memberi kita kesempatan untuk menilai diri. Dari sana, kita bisa tahu seberapa jauh sistem pendidikan kita relevan dengan tuntutan dunia modern,” jelas Prof. Pupala. Ia menegaskan pula bahwa indikator kemajuan pendidikan saat ini semakin banyak diukur dengan standar global.

Prof. Pupala menekankan pentingnya reformasi pada berbagai level, seperti pendidikan anak usia dini, pendidikan inklusif untuk anak berkebutuhan khusus, pendidikan vokasi, hingga pendidikan tinggi. Ia juga menyinggung urgensi reformasi dalam bidang pelatihan guru dan pengembangan profesionalisme mereka, karena guru adalah aktor utama dalam transformasi sistem pendidikan.

Selain itu, aspek digitalisasi, kebijakan buku teks, serta sistem bimbingan pendidikan juga menjadi bagian penting dari agenda reformasi. Menurutnya, pendidikan sepanjang hayat (lifelong learning) harus menjadi pilar utama agar masyarakat tetap adaptif menghadapi perubahan zaman.

Lebih dari itu, ia menekankan bahwa reformasi pendidikan harus seimbang. Di satu sisi, negara perlu mengacu pada standar global agar generasi muda mampu bersaing di tingkat internasional. Namun di sisi lain, pendidikan tetap harus berakar pada nilai dan konteks lokal, sehingga identitas budaya tidak tergerus oleh arus globalisasi. reformasi pendidikan bukan hanya soal menyesuaikan diri dengan standar global, tetapi juga menjaga relevansi dengan nilai dan konteks lokal. Indonesia, misalnya, perlu menyeimbangkan antara pencapaian standar internasional dengan penguatan karakter bangsa, kebudayaan, dan identitas nasional, ia juga menyampaikan gagasannya tentang pentingnya Pendidikan karakter, yang tidak perlu dilakukan secara formal dan kaku. Pendidikan karakter seharusnya menjadi tanggung jawab keluarga dan Masyarakat.

Pada akhirnya, Dengan pendekatan yang komprehensif dan berorientasi pada standar global seperti PISA, Prof. Pupala meyakini bahwa reformasi pendidikan dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya siap bersaing di tingkat internasional, tetapi juga mampu mengembangkan potensi sesuai dengan konteks lokal masing-masing negara. Terutama di Indonesia. Reformasi yang berlandaskan pada prinsip keterbukaan, refleksi, dan inovasi, pendidikan diharapkan dapat menghasilkan generasi yang kompetitif secara global namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai lokal.

Kuliah umum ini mendapat perhatian luas dari akademisi, guru, dan mahasiswa. Banyak peserta yang menilai bahwa gagasan Prof. Pupala sangat relevan dengan kondisi pendidikan di Indonesia, khususnya dalam upaya memperkuat mutu guru dan pembelajaran.

Dengan mengadopsi praktik baik dari berbagai negara tanpa kehilangan jati diri, reformasi pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing global.

 

Agenda

27 - 28 Februari 2026

Asesmen Lapangan

Akreditasi Program Studi Magister Agroteknologi Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo Oleh Tim Asesor BAN-PT Prof. Dr. Ir. Hadiwiyono, M.Si (Universitas Sebelas Maret) & Dr. Teguh Endaryanto, SP., M.Si (Univesitas Lampung) 27 s.d 28 Februari 2026

5 - 7 Februari 2026

Asesmen Lapangan

Akreditasi Program Studi Magister Peternakan Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo Oleh Tim Asesor BAN-PT Prof. Dr. Irma Isnafia Arif, S.Pt M.Si (Ilmu Produksi & Teknologi Peternakan Institut Pertanian Bogor) & Prof. Dr. Hamdi Mayulu, S.Pt., M.Si (Peternakan Universitas Mulawarman) 5 s.d 7 Februari 2026

14 - 15 November 2025

Asesmen Lapangan

Akreditasi Program Studi Magister Pendidikan Kimia Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo Oleh Tim Asesor LAMDIK Prof. Dr. Jusniar, S.Pd M.Pd (Universitas Negei Makassar) & Prof. Dr. Suyatno, M.Si (Universitas Negeri Surabaya) 14 s.d 15 November 2025

6 - 7 November 2025

Asesmen Lapangan

Akreditasi Program Studi Magister Pendidikan Geografi Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo Oleh Tim Asesor LAMDIK Prof. Dr. Epon Ningrum, M.Pd (Universitas Pendidikan Indonesia) & Dr. Satti Wagistina, SP., M.Si (Universitas Negeri Malang) 6 s.d 7 November 2025